Tampilkan postingan dengan label Event Report. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event Report. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Agustus 2008

EXTREME NOISE TERROR “World Tour 2008″


Hujan yang mengguyur sejak sore hari tidak menyurutkan punk dan metalhead untuk bergerak mendekati kawasan yang cukup legendaris dan bersejarah bagi para metalhead dan undergrounders Bandung, yang dulu kawasan ini cukup hangar bingar di tiap akhir minggu..yeah ..those old glory days di tahun 90'an karena mulai dari acara Bandung Underground, Hullaballoo dan lainnya diselenggarakan di kawasan ini. Di sekitar taman Maluku mulai pukul 3 sore sudah banyak para punkers nongkrong2x Hampir dari mulai yang berambut gondrong maupun yang mohawk semua berbaur menjadi satu dan menyiapkan tenaga penuh untuk menyaksikan Extreme Noise Terror , karena , maklum Bandung baru 2 kali disinggahi oleh band punk luar negeri, sebelumnya yang cukup fenomenal adalah penampilan The Exploited beberapa waktu lalu.

Outright, tampil cukup sore, sekitar jam 5 sore memulai rangkaian konser ENT ini. Band hardcore yang cukup berbahaya dari Bandung membuka dengan cukup semangat, walaupun penonton masih berkerumun di luar dan hanya terhitung beberapa gelintir penonton saja di depan panggung. Outright cukup bermain baik dan tight, komposisi lagu2x yang terinspirasi oleh Rykers dan Hatebreed dimuntahkan dengan cukup apik. Di lagu terakhir, mereka menghadirkan bintang tamu , Bucek dari the Cruel, seorang undergrounders yang cukup disegani dan dihormati.

Rabies, band punk/crustcore kemudian tampil di panggung dengan konsep tak jauh beda dengan band utamanya ENT, dan sempat mengcover lagu ENT. Penampilan Rabies sempat dicut oleh break adzan maghrib, dan setelah break tersebut penampilan Rabies semakin menggila, sound gitar khas punkers dan teriakan teriakan provokatif berhasil mengundang massa merangsek makin mendekati bibir panggung.


Jeruji, band yang legendaris asal Bandung tampil sekitar pukul 7 malam. Malam yang makin panas ini kembali dihangatkan dengan lagu Fuck Me Up, intro yang sangat anthemic ini dibuka oleh gitaris Jeruji yang telah lama sakit, Embi ..ya ..gitaris yang sempat koma beberapa waktu ini akhirnya tampil dan disambut dengan riuh rendah penonton dan berhasil menarik massa untuk makin merangsek kea rah bibir panggung dan nampak aparat makin bersiaga untuk mengamankan situasi,karena mereka sudah hapal karakter band ini yang tampil selalu provokatif dan menyuarakan lagu lagu dengan lirik lirik lantang seperti anjing koruptor dan bajingan aparat etc .. Setlist lagu mereka tidak jauh berbeda dengan setlist 2 minggu sebelumnya sebagai pembuka Walls of Jericho, yaitu lagu Do the Fight, Lawan dan Racing Gun.

EXTREME NOISE TERROR tampil agak terlambat. Karena Jeruji tampil hanya sekitar setengah jam,berakhir di jam setengah delapan. Aksi panggung band crusty punk/grind legendaris asal Inggris; EXTREME NOISE TERROR (ENT akhirnya dapat dinikmati mulai pukul 8 malam. Personel ENT muncul satu persatu dengan membawa kamera digital, nah lho ? Mereka mengabadikan penonton2x yang ada di sekitar panggung dan mereka tampak cukup terkesan dengan massa yang cukup banyak malam itu , tercatat menurut panitia, sekitar 3500 an lembar tiket terjual. Finally, band kelahiran Ipswich, Inggris, Januari 1985 ini tampil lengkap diawali oleh Andy, bassis gondrong yang merupakan additional player menggantikan bassis utamanya Staff Glover yang berhalangan. Ollie Jones ( guitaris jebolan band grindcore/death Inggris, DESECRATION),gitaris berkucir yang menempati posisi sebagai gitaris/vocalist ke 2 menggantikan Phil Vane yang lagi lagi tak bisa hadir di kesempatan kali ini, padahal Phil Vane adalah salah seorang legenda Death Metal asal Inggris, karena beliau pernah memperkuat Napalm Death.

Dean Jones sang vokalis ugal ugalan tersebut akhirnya membuka konser ini dengan lagu Religion is Fear lagu yang ada di album terbaru ENT menghentak massa dan makin membuat massa tampil lebih liar namun masih cukup terkendali. Dengan menenteng botol coca cola dan rokok yang tak lepas di tangan, Dean Jones berusaha untuk berkomunikasi dengan penonton dan dengan gaya nya yang aneh dan super ugal ugalan namun murah senyum, ENT / Extreme Noise Terror menyuguhkan performa show yang cukup cadas, dengan atraksi yang membuat penonton terlihat semakin liar memberikan support terhadap mereka. Suasana cukup terkendali dan tertib tentunya, walau terlihat beberapa penonton punk rocker mabuk berat. Setelah lagu Bullshit Propaganda terjadi jeda yang cukup aneh, nah lho ada apa ini, eh ternyata walikota Bandung Dada Rosada menyempatkan untuk hadir di venue ini dan naik ke panggung untuk mengucapkan sepatah dua patah kata. Mungkin dalam rangka pilwalkot Kotamadya Bandung yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini ..hmmmm .Kurang lebih 20 lagu digeber ENT malam ini, dan akhirnya ENT menutup konser ini dengan sebuah salam perpisahan khas punker ..Dean Jones mencibir dan memberikan salut pada penonton Bandung,

Ditulis oleh :Supriyanto

Bandung Deathfest 3


WILUJENG BONGE … !! semboyan yang diusung oleh panitia pada penyelenggaraan deathfest kali ini .. Dijamin anda akan tuli selama penyelenggaraan event ini, karena dari waktu ke waktu akan digempur dengan musik tegangan tinggi, berirama super cepat dan dengan gempuran sound yang berkekuatan ribuan watt .. yang bergaransi BONGE bila anda tidak terbiasa mendengarkan musik jenis DEATH METAL .

Acara yang dikemas dengan kerjasama dengan Yon ZIPUR 9 ini memang betul betul ketat dari segi pengamanan. Saya garis bawahi disini, mulai dari masuk area YON ZIPUR, kita akan ditanya mengenai STNK kendaraan kita, kemudian masuk ke dalam area pertunjukan, lapangan sepakbola , walaupun sebagai jurnalis dan penonton tidak ada perbedaan kasta ..tetap digeledah mulai dari peralatan foto2x dan lainnya diperiksa dengan teliti. Saya pribadi mendukung pengamanan ketat seperti ini, sehingga tidak ada yang ‘bocor’ masuk ke area pertunjukan, dan mendukung amannya keberlangsungan acara ini. Salut kepada anggota Yon Zipur 9 juga yang benar benar cooperative dalam pengamanan acara ini, karena saya akui mereka dapat mengendalikan massa, terlihat dari diskusi2x ringan dengan para penonton yang ingin merangsek untuk melakukan slamdance .. good job pak ..salut to you all ..!!!

OK kembali ke acara tersebut, saya pribadi datang agak telat, tepat satu lagu Mannequin band ke tiga yang tampil di acara ini. Sekilas band yang masih amat muda ini sangat atraktif dan berpotensi besar untuk menjadi band berbahaya di scene Death Metal. Band yang sangat dipengaruhi oleh US Death Metal style ini saya prediksi bakal menjadi band yang cukup menjanjikan di masa depan .

Setelah break Ashar, Embalmed tampil di atas panggung , tercatat mungkin sudah beberapa tahun saya tidak menyaksikan penampilan salah satu sesepuh death metal bandung ini. Namun dengan formasi baru, band ini harus membenahi komposisi personel yang sudah ada, ada sedikit ketimpangan di sisi sound dan permainan , permainan gitar dan drum yang kadang balapan satu sama lain .. more practice guys ..i know you all can perform better than this

Penonton nampak tidak sabar menunggu penampilan dari DISINFECTED, band monster death metal asal bandung yang dikomandoi oleh Amenk ini berhasil menarik massa yang sudah berpencar karena panasnya sore itu, sehingga banyak yang asalnya berteduh di pinggiran lapangan sepakbola, sudah mulai menyemut kembali . Dimulai dengan lagu Eternal Wrath Flowing In Human Artery dari album Melted ..menggiring para penonton untuk slamdance, pogo dan moshing pit mulai brutal ,sehingga pemadam kebakaran menyemprotkan banyak air ke tengah kerumunan massa untuk menambah segar dan menambah BRUTAL slamdance para penonton. Penampilan Disinfected ditutup oleh cover lagu Metallica ‘ master of puppet’ yang dulu pernah masuk ke dalam kompilasi kaset Death Militia bersama band2x Ujung Berung lainnya, seperti Forgotten dan The Cruel. Konon penampilan Disinfected di awal acara adalah antisipasi dari Abah Andris yang harus berangkat ke Jogjakarta memperkuat Burger Kill di Soundrenaline .

Bleeding Corpse, tampil menambah panas dan brutal suasana sore itu ..dengan lagu lagu yang cukup ganas dengan raungan gitar yang sangat menyayat dari Uus dibarengi gebungan blasting drum dari Ari Bejo membuat suasana menjadi brutal dan penonton makin tak terkendali, loncatan2x dari pagar makin banyak dan disinilah yang saya acungi jempol pada para aparat keamanan dr Yon Zipur yang cukup kooperatif, malah mereka membantu menaikkan para penonton untuk melakukan diving2x tersebut dan para penonton nampak makin menikmati gempuran musik sangat dahsyat layaknya mortar menghantam para telinga para penonton ..arrghhh this band kick fuck’n ass .>!!! Lagu lagu dari album mereka Resurrection of Murder ditambah satu lagu baru dihunjamkan mereka diatas panggung Deathfest III ini yang makin menasbihkan mereka sebagai band death metal papan atas di Bandung kali ini. .. You rulezzz guys ..!!!!


Setelah Bleeding Corpse, kita berisitirahat sejenak untuk break Maghrib . Setelah break maghrib kita dihidangkan dengan sajian debus dan pencak silat yang sangat GORE ..!!!

tubuh manusia dijahit dengan benang baja, ditusuk dengan paku besi 12 inchi , lidah dipotong dan disambungkan kembali ..aaaaaaaaarrgh no more to say .it’s hard to believe it ..GORE METALLLLLLL ..hahahahahaha … gambar2x jelasnya ada di gallery saya..silakan disimak

Killharmonic menggebrak dengan technical Death Metal. Band satu ini yang kelihatan memberikan warna yang berbeda dibandingkan dengan belasan band lainnya, mengutamakan lick lick gitar yang cukup progressive dan tidak mengumbar kecepatan blastbeast drumming. Apresiasi dari massa juga cukup baik yang nampak tersulut kembali semangat untuk slamdance di moshing pit dengan lagu lagu dan penampilan yg tight dari Innu dkk .. Jumlah penonton yang makin banyak, terhitung sekitar 3 ribuan massa memadati area lapangan sepakbola ini, menurut salah satu anggota keamanan . Band berikutnya adalah Naked Truth, band yang reform dengan drummer yang amat belia ini kembali menghentak scene Death Metal Bandung dengan mengandalkan kang Ara tetap sebagai frontman. Namun penampilan mereka nampak terganggu oleh beberapa kendala, seperti mic vocal yang kurang UP, sound gitar yang kurang up dan kadang seperti naik turun, double pedal yang bermasalah, etc…tapi penampilan mereka nampak tak terganggu dengan hal itu tetap bermain ganas, brutal dan tak terkendali.. Naked Truth tetap pada jalur technical Death Metal , namun komposisi dari lagu lagu mereka kurang dapat dinikmati akibat dari gangguan dan kendala diatas.

Brain Ass , nama yang agak asing di telinga public Bandung, menggempur dengan Suffocation-ish Death metal yang sangat bising ..arrrrrrghhhh band yang 180 derajat berbanding terbalik dengan penampilan . Wajah yang cukup santai dan ‘damai’ bertolak belakang dengan lagu dan musik yang diusung..musik mereka banyak mengingatkan saya dengan Grausig di era 90’an .. Groovy blasting Death metal anjrit …band ini pas banget mengcover satu lagu dari Suffocation ..shit ..keren bossssssss ..!!! Anda layak mendapatkan perhatian lebih dimasa datang …salut to you all !! Berturut turut band Interment Paganism dan UnderGod memuntahkan lagu lagu mereka di atas panggung , namun satu catatan saya mengenai dua band ini ..nampak masih kurang bagus dari sisi komposisi lagu yang nampak dibuat asal cepat, dan brutal ..ayo guys tingkatkan kemampuan anda ..!!!

Nampak waktu semakin larut dan terlambat sekitar 1 ½ jam dari jadwal semula , hal ini mengakibatkan penampilan FORGOTTEN nampak terburu buru dari segi persiapan panggung, Oteng yang biasanya nampak teliti dari sisi sound nampak menyiapkan gitar dan soundnya cukup cepat . Dan firasat saya benar …FORGOTTEN hanya tampil 3 lagu ..dibuka oleh Kegelapan itu bernyawa ..menghentak para penonton yang sudah lama merindukan penampilan dari Adi Gembel dkk ini. Forgotten kali ini menampilkan gitaris baru yang menambah karakter sound dari band ini tampak lebih gelap dan berkarakter lebih ganas … Namun penonton nampak kurang puas dengan hanya 3 lagu .terdengar koor forgotten ..forgotten ..namun karena dikejar oleh deadline acara , akhirnya penonton harus terpuaskan dahaganya oleh 3 lagu milik Ady Gembel dkk tersebut .

2 Band berikutnya, Cranial dan Depravity merupakan 2 band yang mulai menampakkan jatidiri mereka di kancah scene Death Metal, dengan personel yang cukup mapan dari sisi pengalaman dan teknik permainan , 2 band ini mengetengahkan konsep yang tidak jauh berbeda ..fast , uncompromising brutal death metal. Depravity di akhir penampilannya mengkover lagu lama milik Terrorizer, fear of Napalm

Akhirnya , JASAD menutup penampilan Deathfest III ini dengan hanya 2 lagu ..penampilan seperti biasa yang tight, permainan gitar Ferly yang cukup cepat, gebukan drum dari Dani yang terlihat santai tapi sangat cepat dari ketukan nya, tak heran bila band ini masih kokoh di level paling atas dari scene Death Metal bandung. Man masih dengan style santai sambil merokok diatas panggung nampak lancer berkomunikasi dengan penonton dan meminta maaf kalau hanya 2 lagu yang mereka tampilkan malam itu. Dan ia berjanji bahwa Jasad akan tampil lagi tgl 30 Agustus mendatang di Saparua bila para penonton masih ingin meliat penampilan band ini. Lagu Getih jang Getih menutup penampilan Jasad di Deathfest III ini. Dan panitia diwakili Man dan Amenk menutup gelaran Deathfest III ini dengan ucapan terima kasih pada penonton dan Yon Zipur 9 atas kerjasamanya ..dan see u at deathfest IV next year ..!!!

What a metal fest ..!!! arrrrrrrghhh can’t wait for next Bandung Deathfest ..!!!!

Reportase & Dokumentasi oleh : Supriyanto

Galeri
http://supri-online.com/index.php?option=com_rsgallery2&Itemid=35&